Takmir Masjid Raya Baiturrahman Jawa Tengah, kembali menggelar Gerakan Salat Subuh Berjamaah bersama warga masyarakat Kota Semarang, Ahad (6/9/2026). Kegiatan yang dilaksanakan setiap hari Ahad minggu pertama setiap bulan itu, menjadi tradisi masjid di kawasan Simpang Lima Semarang, tepatnua di Jalan Pandanaran 126 Semarang.
Hadir dalam gerakan salat Subuh Berjamaa, Ketua 1 YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Jateng, Dr. KH. Anasom, M. Hum., Ketua Bidang Ketakmiran Dr. H. Multazam Aahmad, M.A., Kabag Tata Usaha H. Al Ahyani, S.I.P., Kabag Rumah Tangga Ahmad Setiawan, S.E., M.Si, dan Ketua Seksi Kaderisasi, Drs. H. Sarjuni, M.Hum., Ph.D.
Bertindak selaku imam salat subuh Dr. H. Multazam Ahmad, M.A., yang juga sekretaris MUI Jawa Tengah, sedangkan penceramah dalam kajian Islam pagi itu adalah Dr. KH. Anasom, M. Hum., yang juga Ketua PCNU Kota Semarang.
Dalam ceramahnya, Kiai Anasom menyampaikan kehebatan Nabi Muhammad saw. dengan menyitir Hadits kedua riwayat dari ‘Atho’ bin Yasar dari Ka’ab Al-Ahbar telah berkata, “Ayahku telah mengajarkan kepadaku kitab Taurat hingga tamat, kecuali selembar saja yang tidak diajarkan dan memasukkannya ke dalam peti.” (Syeh Abdurrohman Addiba’i, maulid diba’).
“Ternyata taurat yang disembunyikan itu tentang akan datangnya nabi di akhir zaman. Di sana ada penjelasan tentang nabi akhir zaman itu, akan lahir di Mekkah, akan hijrah dari Mekkah ke Madinah, dan kekuasaan sampai ke negeri Syam. Itulah kehebatannya Nabi Muhammad saw,” tutur Kiai Anasom. Usai kajian Islam para jamaah berjabat tangan dengan imam, penceramah, dan sesama jamaah lainnya. Kemudian para pengurus dan pelaksana yayasan bersama jamaah beramah-tamah sambil menikmati sajian berupa makanan gorengan, umbi-umbian, bubur kacang ijo dan teh manis. Seusai acara ramah tamah dilanjutkan dengan acara Ngaji Nom-nomanon The Street, di pedestrian depan Masjid Raya Baiturrahman. 007
Leave Your Comments