Siswa SMP THB Adakan Kunjungan dan Halal Bihalal di Masjid Raya Baiturrahman

Masjid Raya Baiturrahman menerima kunjungan siswa SMP Tunas Harum Bangsa (THB) Semarang, Rabu (1/4/2026). Sejumlah 66 siswa yang didampingi oleh 13 guru SMP THB tersebut diterima oleh Humas dan Protokoler Sekretariat Masjid Raya Baiturrahman dan para remaja masjid (Ikamaba) di ruang salat utama Masjid Raya Baiturrahman.

Menurut Kepala SMP THB, Sarmi, S.Pd. kunjungan tersebut dalam rangka memberikan edukasi kegiatan pemuda di lingkungan Masjid Raya Baiturrahman, dan pembelajaran toleransi kepada anak-anak sehingga bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat kunjungan ke Masjid Baiturrahman tersebut masih dalam suasana lebaran maka kegiatan kunjungan dikemas dalam bentuk halal bihalal.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari pembelajaran tolerasi beragama, mengingat anak-anak kami memiliki keberagaman dalam beragama. Ada yang Muslim, Kristen, Katolik, dan Budha, karena itu selain berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman, juga akan berkunjung ke vihara, gereja-gereja, kelenteng, dan pura,” kata Sarmi.

Pihak Masjid Raya Baiturrahman menyambut baik kunjungan tersebut, karena hal tersebut merupakan bagian dari praktik moderasi beragama, yang senantiasa dijalankan di Masjid Raya Baiturrahman. Dalam kesempatan tersebut pasa siswa dan guru disambut langsung oleh Ketua Seksi Remaja Asrul Sani, S.Pd., M.Pd., Kabag Rumah Tangga Ahmad Setiawan, S.E., M.Si., Kabag TU Al Ahayani AR, S.I.P., dan Ketua Bidang Takmir Dr. H. Multazam Ahmad, M.A.

Ketua Takmir Marjid Raya Baiturrahman, Dr. H. Multazam Ahmad, M.A., yang juga Sekretaris Forum Kerukunan Umat Beragama (FKIB) Jawa Tengah dalam tausiahnya menyampaikan bahwa Masjid Raya Baiturrahman terbuka untuk siapa pun, termasuk anak-anak dari SMP THB.

“Kami senang Adik-adik berkunjung ke Masjid Raya Baiturrahman, sebelumnya juga banyak para mahasiswa dari berbagai latar belakang agama, para siswa SMA, SD, bahkan TK yang berkunjung di sini. Hal ini merupakan bagian dari kegiatan yang positif, yang pada akhirnya bisa menjadi praktik moderasi beragama,” kata Kiai Multazam.

Lebih lanjut Kiai Multazam menguraikan hikmah halal bihalal. Dalam kesempatan tersebut beliau juga memberikan quis kepada anak-anak. Bagi anak-anak yang hafal pembukaan UUD 19145 alenia ke-3 mendapat hadiah uang 100 ribu rupiah. 007

 

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021-2024, All Rights Reserved