Masjid Raya Baiturrahman Bersama Kemenag dan Pemprov Jateng Gelar Salat Idul Adha di Simpanglima

Ribuan masayakat Kota Semarang memenuhi Lapangan Pancasila di Simpanglima Semarang mengikuti salat Idul Adha, Jumat (6/6/2025). Sejak pukul 05.30, masyarakat mulai berduyun-duyun menuju Simpanglima.

Diperkirakan sekitar 10 ribu jamaah memenuhi Lapangan Pancasila hingga di jalan-jalan sekitar Simpanglima. Jamaah laki-laki berada di sisi utara Lapangan Pancasila hingga depan Hotel Ciputra,  Jl KH. Ahmad Dahlan, dan Jalan Ahmad Yani. Sedangkan jamaah putri berada di sisi selatan Lapangan Pancasila hingga melebar di jalan Pahlawan.

Salat Idul Adha yang dimulai pada pukul 06.30 WIB itu dihadiri oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Jateng Iwanuddin Iskandar, S.H., M.Hum., Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Jateng, H. Imam Bukhori, S.Ag., M.Si., Ketua Umum YPKPI Masjid Raya Baiturrahman Jateng Dr. KH. Ahmad Darodji, M.Si., dan Ketua Bidang Takmir Masjid Raya Baiturrahman, sekaligus Panitia Penyelenggara Salat Idul Adha, Dr. H. Multazam Ahmad, M.A.

Adapun bertindak selaku imam salat Idul Adha, KH. Ulil Abshar, imam Masjid Raya Baiturrahman yang juga pengasuh Ponpes Miftahul Huda Jepara. Sedangkan Khatib Prof. Dr. H. Imam Yahya, M.Ag. Dekan FISIP UIN Walisongo Semarang, Skretaris MUI Jateng, Sekum DMI Jateng, dan Ketua FKUB Jateng.

Dalam khotbahnya Prof. Imam menyerukan kepada jamaah pentingnya berkurban seperti yang dikisahkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail di dalam Alquran.

“Ibadah kurban ini mewujudkan cinta hamba kepada Allah. Selain itu ibadah kurban ini juga pancaran cinta kepada sesama manusia,” kata Prof. Imam.

Beliau pun menambahkan, bahwa dalam ibadah, digambarkan betapa Nabi Ibrahim harus rela menyembelih putra kesayangannya, Nabi Ismail.

“Di saat Ismail tumbuh dewasa, Nabi Ibrahim disuruh menyembelih anaknya. Nabi Ibrahim mendapat perintah tersebut dari mimpi. Hingga Nabi Ibrahim dan Ismail ikhlas dan sabar menjalankan perintah Allah. Namun dengan kuasa Allah, Allah mengganti tubuh Ismail dengan seekor kambing kurban yang besar,” paparnya.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa ketulusan total Nabi Ibrahim mengorbankan anaknya tersebut dan di saat orang ikhlas, Allah akan mengganti sesuatu dengan hal yang lebih baik.

Seusai salat Idul Adha, dilaksanakan penyerahan hewan kurban Gubernur Jawa Tengah, yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Jawa Tengah, dan dihadiri oleh para sohibul qurban. 007

Share This:

Leave Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright 2021-2024, All Rights Reserved